You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Showing posts with label ict. Show all posts
Showing posts with label ict. Show all posts

Cara Mengatasi BBM Error "Ups Pindahlah ke area dengan cakupan lebih baik, atau coba hubungkan ke jaringan Wi-Fi."


Langsung saja ke permasalahan. Saat BBM Anda keluar pemberitahuan "Ups Pindahlah ke area dengan cakupan lebih baik, atau coba hubungkan ke jaringan Wi-Fi." Maka ini langkah-langkah yang bisa dilakukan.

Pertama masuk ke Pengaturan/Setelan > Pengaturan lainnya > Jaringan mobile > Nama titik akses > pilih paket data yang dipakai.

Lalu pada bagian Proxy dan Port, dikosongkan.

Ok.

Sekarang coba lagi buka BBM Anda, maka pemberitahuan tersebut tidak akan muncul lagi.

Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.

READ MORE - Cara Mengatasi BBM Error "Ups Pindahlah ke area dengan cakupan lebih baik, atau coba hubungkan ke jaringan Wi-Fi."

Penerapan Cloud Computing Terhadap Pengelolaan Pendidikan di Indonesia



Cloud computing atau komputasi awan menyajikan model baru untuk layanan teknologi informasi yang melibatkan jaringan secara keseluruhan untuk melayani permintaan akses bersama yang terukur secara dinamis dan elastis serta memanfaatkan sumber daya virtual. Cloud computing memiliki potensi untuk memperbaiki pengelolaan suatu sistem serta menawarkan kecepatan akses, fleksibilitas, skalabilitas dan efisiensi biaya.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia masih tergolong rendah dan belum merata. Permasalahan ini disebabkan oleh karakteristik umum institusi pendidikan seperti rendahnya daya beli sarana prasarana teknologi informasi, kurangnya sumber daya manusia yang berkompeten, serta banyak pengguna sistem yang masih awam terhadap hal tersebut. Berdasarkan karakteristik tersebut, ada beberapa kriteria teknologi informasi yang cocok untuk diimplementasikan pada institusi pendidikan di Indonesia, yaitu murah meriah, mudah digunakan, mudah dan murah dalam perawatan, serta mudah dalam mendapatkan dukungan teknis.
Ada beberapa keuntungan yang dapat dilihat dari perkembangan Cloud Computing ini, diantaranya yaitu lebih efisien karena menggunakan anggaran yang rendah untuk sumber daya. Membuat lebih egality, dengan mudah dapat berorientasi pada profit dan perkembangan yang cepat. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah, dimungkinkan karena sistem pribadi atau perusahaan yang terkoneksi dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah. Menjadikan koloborasi yang terpecaya dan lebih ramping. Membantu dalam menekan biaya operasi biaya modal pada saat kita meningkatkan reliability dan kritikal sistem informasi yang kita bangun.
Namun selain banyak memberikan keuntungan namun ada juga dampak yang bisa ditimbulkan dengan menggunakan cloud computing, diantaranya data yang kita upload ke database tempat kita melakukan cloud computing, bila terjadi maintenance dan tidak bisa diperbaiki, kemungkinan besar data-data kita akan hilang dan tidak bisa kembali. Membutuhkan koneksi internet yang lumayan cepat. Yang paling riskan yaitu masalah pada keamanan data yang rawan di-hack. Cloud Computing tidak bebas risiko atau benar-benar aman. Manajemen bertanggung jawab untuk menangani risiko keamanan untuk melindungi sistem dan data. Penerapan kebijakan dan prosedur terhadap pengendalian risiko Cloud Computing ini penting untuk menjamin kinerja dan keamanan data.
Cloud computing merupakan teknologi yang sangat cocok digunakan untuk menunjang proses pembelajaran di institusi pendidikan. Seperti telah dijelaskan, Cloud computing merupakan teknologi dengan biaya rendah dan mudah digunakan. Selain itu, saat ini juga telah banyak resource baik berupa aplikasi dan layanan yang dapat dimanfaatkan untuk menerapkan teknologi informasi khususnya Cloud Computing pada institusi pendidikan, meliputi Information System, Learning Management System, Communication & Collaboration, dan Productivity Tools.
Information system atau sistem informasi adalah aktivitas mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi menggunakan perangkat teknologi informasi. Dengan memanfaatkan sistem informasi pekerjaan tentu saja dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien. Namun, biaya perancangan, pengembangan, dan perawatan sistem informasi masih relatif tinggi apalagi bagi institusi pendidikan dengan anggaran yang minim.  Sebagai solusi, institusi pendidikan dapat memanfaatkan layanan cloud computing OPENSIS (Open Source Student Information System). OPENSIS merupakan penyedia layanan cloud computing khususnya sistem informasi dengan fitur dan modul yang lengkap mulai dari pengelolaan data siswa, transkip, maupun penjadwalan. Institusi pendidikan tidak perlu lagi mengembangkan sistem informasi secara standalone dan lebih menghemat biaya.
Learning management system adalah suatu perangkat lunak atau software yang digunakan untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan sebuah kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online (Internet based), aktivitas dan interaksi dilakukan secara online. Dengan LMS proses belajar mengajar menjadi lebih fleksibel tanpa harus bertatap muka di kelas. Materi dan dokumen akademik yang dikemas dalam bentuk digital memudahkan penggunanya untuk mengakses dan belajar kapanpun dan dimanapun. Cyberworks merupakan salah satu penyedia layanan LMS berbasis cloud computing dengan jenis layanan SaaS (Software as a Service). Pengguna dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh penyedia layanan dengan cara berlangganan via web tanpa harus memikirkan proses development dan pemeliharaan sistem.
Komunikasi dan kolaborasi merupakan fitur yang menjadi keunggulan teknologi Internet based. Interaksi menjadi lebih mudah dan hemat biaya. Institusi pendidikan dapat memanfaatkan fitur ini untuk menyelenggarakan kuliah jarak jauh ataupun teleconference antar institusi pendidikan. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan adalah Google Talk (GTalk). Google Talk memungkinkan dilakukannya komunikasi dengan bertatap muka melalui suara dan video, selain itu para pengguna dapat saling berbagi file satu sama lain. Google Talk juga dapat dipadukan dengan Gmail dan juga memiliki antarmuka programatik XMPP.
Aplikasi untuk mendukung produktivitas kerja berbasis web seperti aplikasi word processor, email, dan organizer telah banyak tersedia secara gratis. Pengguna tidak perlu lagi membeli lisensi untuk dapat menginstall dan menggunakannya secara konvensional melalui desktop. Pengguna dapat menggunakan aplikasi ini secara gratis melalui halaman web, sebagai contoh layanan yang disediakan oleh Google seperti Google Docs, Gmail, Google Calender, Google Translate, Google Groups, dan lain-lain. Layanan semacam ini tentu saja sangat membantu institusi dan civitas akademik dalam pengadaan dan penghematan biaya investasi teknologi informasi.
Untuk penerapannya, pemerintah merupakan salah satu pihak yang diharapkan dapat memberikan dukungan bagi institusi pendidikan melihat keterbatasan yang dimilikinya. Ini masuk tahap Early Learning. Program penyuluhan perlu dilakukan secara berkesinambungan dan dikomunikasikan dengan baik agar institusi pendidikan dapat memperoleh pengetahuan, manfaat, dan pengaruh cloud computing. Pemerintah juga dapat bekerja sama dengan penyedia layanan cloud computing dalam pengadaan program ini.
Setelah itu melakukan analisis mengenai implementasi cloud computing pada dunia pendidikan di Indonesia. Pada tahap ini kebutuhan dari institusi pendidikan diidentifikasi melalui studi lapangan untuk memperoleh data primer. Data ini kemudian dianalisis agar memenuhi dua faktor pendorong adopsi teknologi, yaitu Perceived of Usefulness (POU) dan Perceived Ease of Use (PEOU). Menurut POU, institusi pendidikan perlu mengetahui manfaat dan bagaimana cloud computing dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pendidikan. Sedangkan pada PEOU, institusi pendidikan harus merasakan kemudahan dalam mengoperasikan teknologi informasi berbasis cloud computing.
Langkah selanjutnya adalah menganalisis kesiapan institusi pendidikan dalam mengimplementasikan teknologi informasi ini. Pengelola atau pimpinan institusi pendidikan perlu mengetahui kondisi internal saat ini seperti sumber daya manusia, keuangan, infrastruktur pendukung agar dapat membuat keputusan yang tepat dalam mengimplementasikan cloud computing. Tidak lupa dilakukan analisis dampak agar institusi pendidikan dapat melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi yang mungkin terjadi di masa mendatang, seperti biaya berlangganan layanan teknologi informasi per bulan.
Tahap evaluasi solusi meliputi benchmarking ke beberapa vendor cloud computing untuk memilih layanan yang tepat. Alat bantu seperti Magic Quadrant oleh Gartner dapat digunakan untuk membantu institusi pendidikan dalam memilih penyedia layanan atau vendor cloud computing yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi internal institusi. Konsep Service-Oriented Architecture (SOA) dapat digunakan untuk memudahkan institusi pendidikan dalam memilih vendor, sehingga produk yang ditawarkan lebih mudah dimengerti karena sudah berupa service. Selain itu, pada tahap ini juga dievalusi kesiapan lingkungan pendukung, seperti isu isu low bandwidth,  security dan privacy, serta isu legal.
Kemudian masuk pada tahap adopsi. Tahap ini dibuat keputusan mengenai penyedia layanan atau vendor yang dipilih untuk penerapan cloud computing beserta jenis fitur dan layanan yang dipilih. Setelah diputuskan, akan direncanakan proses migrasi data dan konfigurasi lainnya. Selanjutnya rencana tersebut dieksekusi dengan melakukan integrasi sistem cloud (aplikasi, platform, infrastruktur), outsourcing, perancangan Service Level Agreement (SLA), dan pembuatan kontrak dengan penyedia layanan. Setelah itu memasuki tahap manajemen, meliputi proses setelah implementasi, seperti masalah pengelolaan, dukungan teknis, evaluasi kinerja, dan pemeliharaan selama penerapan cloud computing.
Penerapan cloud computing bisa jadi merupakan solusi yang menjawab kebutuhan institusi pendidikan akan teknologi informasi yang efektif dan efisien. Solusi ini dapat menunjang proses belajar mengajar untuk institusi yang memiliki sumber daya terbatas, baik dari segi modal, sumber daya manusia. Beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk mengimplementasikan teknologi ini di Indonesia diantaranya adalah masalah keamanan dan keterbatasan bandwidth. Oleh karena itu dibutuhkan suatu strategi yang tepat guna untuk proses adopsi teknologi ini. Lima tahap pada strategi ini meliputi tahap early learning, tahap analisis, tahap evaluasi solusi, tahap adopsi, dan tahap manajemen. Penggunaan strategi ini dengan baik diharapkan dapat menjadi faktor kunci keberhasilan penerapan cloud computing di Indonesia khususnya sektor pendidikan.
READ MORE - Penerapan Cloud Computing Terhadap Pengelolaan Pendidikan di Indonesia

Cara Menghapus Virus Shortcut dengan Cepat Tanpa Software


 
Virus shortcut akhir-akhir ini sering meresahkan para pengguna komputer. Umumnya virus ini menyebar cepat melalui media flashdisk. Meskipun tidak begitu berbahaya, namun virus ini tergolong menyebalkan. Karena virus ini menghidden semua folder yang ada dan menggantinya dengan folder shortcut dari folder asli tersebut. 
Sebenarnya virus yang sering menyerang pada leptop sering menempati pada tempat ini, termasuk shortcut. Karena tempat ini merupakan tempat untuk menyimpan data sementara ketika ada file sedang dibuat atau diproses atau digunakan. Berasal dari suka iseng utak atik windows 7, sehingga penulis bisa simpulkan bahwa tempat tersebut memang sering ditempati oleh virus. Oh iya, cara ini cuma berlaku pada windows 7 saja, tidak cocok untuk windows 8. Selain itu sebenarnya banyak trik-trik yang bisa diterapkan untuk menghapus virus shortcut, tetapi untuk trik ini tidak Anda temukan di mbah google, kecuali di postingan ini, karena memang resmi hasil temuan penulis. Hehe. Ok, langsung saja gan:
-          Langkah pertama matikan proses virus tersebut dengan cara:
Buka task manager > processes > cari wscript.exe (biasanya terletak pada bagian bawah). Klik kanan > end prosess.
-          Sekarang saatnya kita bersihkan file induk dari virus tersebut yaitu tersimpan pada:
C:\users\NamaUserAnda\AppData\Local\Temp
Biasanya sistem menyembunyikan folder AppData sehingga Anda tidak bisa melihat keberadaan folder tersebut pada Windows Explorer. Untuk melihatnya, buka menu Organize > Folders and Search Options > pilih tab View dan pilih Show hidden files, folders, and drives. Nanti Anda akan melihat folder AppData yang sebelumnya tersembunyi.
Untuk mempermudah pembersihan (karena memang ribet jika harus identifikasi satu persatu, dan file-file di tempat ini jika penuh kadang memang membuat leptop jadi lambat), langsung saja hapus permanen semua file yang ada dalam folder Temp tersebut.
Dan sekarang virus shortcut telah resmi terbuang dari leptop Anda. Mudah bukan. Selamat mencoba. J
READ MORE - Cara Menghapus Virus Shortcut dengan Cepat Tanpa Software

Mengatasi "Error HRESULT 0xc8000222" Saat Menginstall Microsoft.Net Framework


Kemarin baru saja saya menginstall Microsoft.NET Framework 4 pada leptop teman saya, terus muncul sebuah pesan seperti ini "Error HRESULT 0xc8000222". Karena sebelumnya belum pernah mengalami masalah seperti ini, kemudian langsung saja saya tanyakan pada teman saya yang lebih kompeten dan jago utak atik masalah seperti itu. Dan ini sarannya.

Masuk ke command prompt (cmd) dan jalankan dengan run as administrator. Atau klik start > All Programs > Accessories > klik kanan Command Prompt, lalu pilih Run as Administrator.


Ketik "net stop WuAuServ" (tanpa tanda petik) pada command prompt, lalu tekan enter. 


Jangan tutup command prompt tersebut. Sekarang tekan tombol Windows + R pada keyboard. Dan akan muncul jendela baru dan ketik "%windir%" (tanpa tanda petik), lalu tekan OK. 


Kemudian nanti akan dibawa menuju ke jendela baru. Cari sebuah folder yang namanya "Software Distribution", rename folder tersebut menjadi "SDold". 


Kembali ke command prompt lagi, dan ketik "net start WuAuServ" (tanpa tanda petik) kemudian tekan enter.

Sekarang coba install lagi Microsoft.Net Frameworknya.  

Saya sudah mencoba cara ini dan berhasil 100%. Semoga bermanfaat. 

READ MORE - Mengatasi "Error HRESULT 0xc8000222" Saat Menginstall Microsoft.Net Framework

Cara Memperbaiki Koneksi Internet Agar Lebih Kencang Tanpa Terputus Pada Modem


Kali ini saya akan memberikan sebuah trik untuk memperbaiki koneksi internet Anda agar bisa berjalan lebih kencang tanpa terputus pada modem. Tanpa basi-basi, langsung saja kita praktekkan.

1. Pertama buka "cmd"
2. Lalu ketik yang ini = netsh int ip reset C:\resetlog.txt
3. Setelah Itu restart leptop/PC
4. Rasakan perubahannya.


Sekian dan terima kasih... ^_^
READ MORE - Cara Memperbaiki Koneksi Internet Agar Lebih Kencang Tanpa Terputus Pada Modem

Memunculkan Fitur Personalize yang Hilang di Windows 7


Sebenarnya saya belum pernah ngalami hal seperti itu, namun saya mencoba mencaritahu mengenai letak pengaturan personalize di registry. Akhirnya saya mengetahui letak key dari personalize di registry. Dalam pikiran saya mungkin dengan membuat key personalize seperti pada pengaturan registry di windows 7 saya, bisa menjawab pertanyaan tersebut. Sebelum melakukan trik ini sebaiknya backup terlebih dahulu registry Anda.
  •     Tekan tombol Windows + R kemudian ketikkan regedit dan tekan enter untuk masuk ke registry editor.
  •     Masukke HKEY_CLASSES_ROOT\DesktopBackground\Shell.
  •     Dibawah Shell pada windows normal terdapat 3 sub key yaitu Display, Gadgets dan Personalize. Jika sub key Personalize tidak ada maka disini akan kita buat sub key Personalize.
  •     Klik kanan pada Shell kemudian pilih New dan klik Key.
  •     Beri nama key tersebut Personalize.
  •     Pada panel Key personalize sebelah kanan ubah value default menjadi @%systemroot%\system32\themecpl.dll,-10.
  •     Buat String baru dengan nama ControlPanelName dan ubah valuenya menjadi Microsoft.Personalization.
  •     Buat string baru lagi dan beri nama icon kemudian ubah valuenya menjadi %systemroot%\system32\themecpl.dll,-1.
  •     Buat string lagi dengan nama Position dan ubah valuenya menjadi bottom agar letaknya di bawah.
  •     Kita buat sub key baru dikey personalize, dengan cara klik kanan key personalize kemudian pilih key dan beri nama sub key tersebut command.
  •     Klik sub key command, pada panel sebelah kanan buat string baru dengan cara klik kanan kemudian pilih string value dan beri nama DelegateExecute. Setelah itu isi value datanya menjadi {06622D85-6856-4460-8DE1-A81921B41C4B}.
Jika sudah, tutup jendela registry editor, kemudian restart komputer.
READ MORE - Memunculkan Fitur Personalize yang Hilang di Windows 7

Cari Penyebab Komputer Lambat, Lelet, Lola


Sudah menjadi rahasia umum bahwa semakin lama usia Windows terinstal di komputer/leptop, semakin lambat kinerja Windowsnya, Kalau sudah begini, instal ulang Windows biasanya sering menjadi jalan pintas untuk menyelesaikan permasalahan ini. Tapi sebelum install ulang, coba pakai fitur analisa Windows untuk mencari tahu aplikasi apa saja yang menyebabkan sistem bekerja lamban.

Begini caranya:
  1. Buka Control Panel dengan mengklik menu “Start” >> “Control Panel
  2. Setelah jendela Control Panel terbuka, masuklah ke menu “System and Maintenance “ >> “Performance Information and Tools
  3. Pada panel control Performance Informantion and Tools, Klik menu Advanced Tools pada task di sisi kiri
  4. Pada bagian Performance issue, kamu akan melihat bagian mana saja dari system Windows kamu yang terindikasi memiliki masalah performa, apakah itu saat Windows sedang start up, shut down atau dalam pengoperasiannya sehari-hari.
Untuk mengetahui progam apa saja yang mempengaruhi masalah performa di Windows Anda, Klik salah satu kategori pada masalah kinerja, sesaat kemudian Anda akan melihat nama aplikasi dan detail waktu yang telah di habiskan oleh aplikasi tersebut. Klik “OK” untuk menutup jendela informasi tersebut.
Sekian, semoga bermanfaat.

READ MORE - Cari Penyebab Komputer Lambat, Lelet, Lola
 

Search

Populer

Clustrmaps

Pengunjung

Powered by Blogger.